Kumpulan Peluang Usaha Rumahan | Bisnis Rumahan | Contoh Proposal Usaha | Cara Budidaya | Info Bisnis Lainya

Tak Lagi Jualan Beras, Induk Pt Ibu Rumahkan 1.700 Karyawan

Tak Lagi Jualan Beras, Induk PT IBU Rumahkan 1.700 KaryawanFoto: Danang Sugianto/detikFinance

Jakarta - PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (TPS Food) memutuskan untuk menutup seluruh bisnis berasnya. Emiten berkode AISA itu kini fokus mengembangkan bisnis makanan kemasan.

TPS Food sendiri mengembangkan bisnis beras melalui entitas usahanya PT Dunia Pangan. Perusahaan itu memiliki 5 anak usaha yang masing-masing memiliki pabrik beras yakni PT Jatisari Srirejeki, PT Sukses Abadi Karya Inti, PT Tani Unggul Usaha, PT Swasembada Tani Selebes dan PT Indo Beras Unggul (IBU) yang beberapa waktu lalu pabriknya disegel.

Dari perusahaan-perusahaan beras itu, TPS Food memiliki tiga pabrik beras. Dua dioperasikan oleh Sukses Abadi Karya Inti dan Jatisari Srirejeki. Sementara pabrik satu lagi milik PT IBU yang sudah bermasalah dan disegel beberapa waktu lalu. Sementara sisa perusahaan beras lainnya masih belum beroperasi.

"Dua pabrik itu sudah tidak beroperasi lagi," kata Finance Coordinator TPS Food, Sjambirie Lioe di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (19/12/2017).

Akibat dari penutupan seluruh bisnis beras tersebut perseroan terpaksa merumahkan 1.700 karyawannya. Jumlah karyawan tersebut akan dirumahkan secara bertahap.

"Over head (biaya operasional) di kantor juga kita kurangi, jumlah orang kita kurangi. Kita cooling down banyak sekali. Total kita berhentikan kira-kira 1.700 pegawai dirumahkan," imbuhnya.

Perseroan memandang bisnis beras sudah tak lagi memberikan keuntungan kepada perusahaan. Tak jelas apa yang dianggap menjadi penyebabnya, namun bisnis beras TPS Food tahun ini mengalami beberapa kali hantaman. Seperti disegelnya pabrik PT IBU dan penetapan harga eceran tertinggi (HET) untuk beras.

Perseroan saat ini sudah mendapatkan pembeli dari bisnis beras yang akan dilepas itu. Meski tak menyebutkan siapa, namun perjanjian jual beli atau letter of intent (LOI) akan dilakukan pada akhir tahun ini. Estimasi nilai penjualannya mencapai Rp 3 triliun.

"Tapi divestasinya kita perkirakan tahun depan, karena due dilligence-nya butuh waktu 3-4 bulan," tambahnya.
Tak Lagi Jualan Beras, Induk Pt Ibu Rumahkan 1.700 Karyawan Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Eks Harland
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda :